Persija Jakarta harus puas bermain imbang 1-1 dengan Persebaya Surabaya saat keduanya melakoni laga tunda yang berlangsung di Stadion PTIK, Jakarta pada Selasa (26/06/2018).
Pada pertandingan tersebut, Persija lebih dulu tertinggal usai tim Bajul Ijo berhasil membobol gawang Macan Kemayoran yang dikawal Andritany Ardhiyasa pada menit ke-20. Berawal dari sepakan Irfan Jaya yang mampu diblock Andritany, bola muntah kemudian disambar oleh eks bomber Persita Tanggerang tersebut. Persebaya pun unggul 1-0 atas tim tuan rumah.
Persija sendiri baru bisa menyamakan kedudukan pada interval kedua tepatnya pada menit ke-51 lewat gol yang mampu diciptakan oleh Novri Setiawan memanfaatkan umpan terukur yang diberikan Rohid Chand. Skor pun menjadi 1-1 dan bertahan hingga laga usai.
Selepas pertandingan tersebut, beredar berbagai video yang menunjukan sikap kurang pantas yang dilakukan oleh pendukung Persija. Mulai dari aksi ‘meludahi’ punggawa Persebaya kala keluar dari ruang ganti untuk masuk ke dalam lapangan hingga aksi pemukulan terhadap Bonek Mania oleh oknum dengan jersey Persija di tribun penonton. Berikut adalan screenshot dari aksi memalukan itu.
Terkhusus untuk aksi tak terpuji yang terakhir. Pelakunya bisa dikatakan kena batunya. Bagaimana tidak, sosok bonek yang ia pukul ternyata adalah anak dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi.
Atas aksi tersebut Pak Imam pun tak akan tinggal diam, ia berencana membawa kasus tersebut ke jalur hukum untuk ditindaklanjuti.
‘’Pihak Persija lewat Gede Widiade [direktur utama Persija] sudah bertemu dengan pelaku dan diajak bertemu saya. Tapi karena ini soal kekerasan fisik maka saya harap aparat Kepolisian menangkapnya untuk diproses,’’ ujar Cak Imam, seperti dilansir dari goal.com(28/06/2016).
“Orang tua mana yang tega lihat anaknya dipukul orang lain seperti itu. Ini wajib diproses hukum karena bukti dan saksi sudah ada, tunggu apa lagi,’’ tambah politisi Partai PKB itu.
Imam Nahrawi (kanan), kredit: instagram.com/pengamatsepakbola
Bila nantinya pendukung Persija itu benar-benar ditangkap polisi dipastikan ia akan amat menderita karena selain tak bisa mendukung lagi Persija secara langsung dirinya juga harus merasakan dinginnya jerusi besi.
Lantas, hukuman seperti apa yang menurut pembaca pantas dijatuhkan kepada oknum tak bertanggung jawab itu? Berikan pendapat pada kolom komentar di bawah ini, terima kasih.
Sumber : Ucnews.com

