
Sebelumnya pada siang harinya pendukung Persebaya yang dikenal sebutan Bonek itu terlibat tawuran dengan pendukung Persija Jakarta, The Jakmania dan aparat kepolisian. Memasuki sore hari sebenarnya situasi mulai mereda setelah beberapa perwakilan melakukan negosiasi satu sama lain.
Sementara itu, batalnya laga klasik Persija melawan Persebaya hingga kini masih menyisakan 3 keganjilan sebagai berikut
1.Diluar koordinasi PT.LIB
Dikutip Bobotoh.id (03/06/2018), Chief Operating Oficier PT LIB (Liga Indonesia Baru) Tigorshalom Boboy mengungkapkan penyesalannya atas batalnya laga Persija jakarta melawan Persebaya. Tidak hanya itu, ia pun menyayangkan sikap panpel Macan Kemayoran yang tidak membuka komunikasi dengan operator liga.
2. Pembatalan oleh panpel, bukan oleh Kepolisian
Kepolisian Daerah (Polda) Daerah Istimewa Yogyakarta selaku pemberi izin keramaian menampik jika pihaknya telah membatalkan laga yang akan dilangsungkan di Bantul itu. Menurutnya, panitia pelaksana memutuskan untuk tidak menggelar pertandingan seperti dikutip Bobotoh.id (03/06/2018).
3. Dibatalkan beberapa saat belum kick off
Dibatalkannya laga Persija melawan Persebaya hanya kurang dari 2 jam sebelum waktu kick off menyisakan tanda tanya besar. Sebab apabila hal itu dilakukan akibat adanya kerusuhan suporter, semestinya keputusan sudah diketuk sejak siang hari.
Sumber
