
TRIBUNNEWS.COM - Pemain asing Persija Jakarta, Marko Simic, mengalami kecelakaan lalu lintas di Jakarta, jalan layang Simpang Susun Semanggi arah Selatan tepatnya di depan Balai Sarbini, Jakarta Selatan, Senin (1/10/2018) malam.
Mobil yang dikendarai Simic menghantam mobil patroli polisi dari arah belakang.
Baik mobil Simic, maupun mobil polisi, sama-sama ringsek parah.
Simpang siur kabar ini pun seketika mewarnai lini masa media sosial.
Tak sedikit netizen yang menuding Marko Simic mabuk ketika berkendara.
Benarkah hal tersebut?
Berikut 5 fakta yang disarikan dari keterangan polisi :
1. Kehabisan Bensin
Marko Simic menabrak mobil dinas polisi dari kesatuan Pam Obvit.
Mobil patroli polisi Mitsubishi Lancer saat itu berhenti di pinggir jalan, menunggu di derek.
Mobil polisi itu mogok lantaran kehabisan bensin.
"Pada saat terjadinya kecelakaan lalu lintas kendaraan mobil dinas Pam Obvit (Mitsubishi Lancer ) Nomor polisi 15712-VII yang dikemudikan oleh Jufrizal sedang berhenti di sisi kiri jalan tepat di depan Balai Sarbini karena sedang mengalami gangguan teknis (habis bensin)," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, saat dikonfirmasi, Selasa (2/10/2018).
2. Ringsek Berat
Dalam foto-foto kecelakaan, mobil hitam Simic, yakni Toyota Land Cruiser yang memiliki gambar macan ala Persija Jakarta di pintu sebelah kanan, mengalami rusak parah.
Bagian bumper kiri mobil bernomor polisi B 1250 MO tersebut ringsek.
Terlihat juga bagian bannya hampir lepas.
Sementara mobil patroli polisi itu juga bernasib sama.
Bumper belakang copot, ruang bagasi hancur.
3. Salip dari Kiri
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono menyatakan pada saat kejadian, Simic datang dari arah utara menuju ke arah Selatan Simpang Susun Semanggi.
Tepat di depan Balai Sarbini, Simic lantas hendak pindah jalur untuk mendahului kendaraan yang ada di depannya.
Dari lajur kanan, dia pindah ke lajur kiri karena diduga ingin menyalip kendaraan lain.
"Jadi (Simic) berpindah (ke) lajur kiri," ucap Argo saat dikonfirmasi, Selasa (2/10/2018).
Sayangnya, Simic tidak tahu kalau pada lajur kiri terdapat mobil polisi milik Direktorat Pengamanan Objek Vital Polda Metro Jaya dengan nomor polisi 25712-VII.
Ia pun kaget melihat ada mobil berhenti di depannya.
Kecelakaan pun terjadi.
"(Mobil polisi) sedang berhenti di sisi kiri jalan tepat di depan Balai Sarbini karena sedang mengalami gangguan teknis (habis bensin) tertabrak oleh kendaraan Toyota Land Cruiser nomor polisi B 1250 MO yang dikemudikan oleh Saudara Marko Simic," katanya.
4. Bos Persija Salahkan Simic
Direktur Utama Persija, Gede Widiade angkat bicara soal kondisi terkini penyerang asing asal Kroasia pasca musibah itu.
"Kondisi Simic baik-baik saja. Tidak ada luka serius. Hanya lecet di bagian tangan dan kaki," kata Gede Widiade dikutip BolaSport.com dari laman resmi klub.
"Simic tidak perlu ke rumah sakit. Malam itu dia sudah langsung pulang ke apartemennya," ujarnya menjelaskan.
Gede Widiade menduga bahwa kecelakaan itu terjadi lantaran sikap kurang hari-hati Simic.
"Kemarin Simic seperti kena sial mungkin dia tidak hati-hati juga dalam berkendara. Posisi Simic baru saja makan malam dan habis dari Gereja," tutur Gede Widiade.
5. Pemeriksaan Urin
Usai kecelakaan, polisi juga telah melakukan pemeriksaan urine terhadap Marco Simic.
Berdasarkan hasil pemeriksaan itu, polisi tidak menemukan kandungan narkoba pada tubuh striker asal Kroasia tersebut.
Simic dipastikan tidak dalam kondisi mabuk dapat kecelakaan.
"Belum ada," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusuf saat dikonfirmasi, Selasa (2/10/2018).
Sementara itu, Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto menambahkan bahwa dari hasil pemeriksaan juga tidak didapati adanya pengaruh alkohol pada Simic saat kejadian.
"Sudah diperiksa nihil, nol. Kadar alkoholnya nol," ungkap Budiyanto. (*) harus mendisiplinkan," lanjut Sholahudin.
Sumber: indosport.com (3/10/2018)
