KODE Dfp 1 Persija Keberatan Liga 1 Dihentikan | Bobotoh News

Persija Keberatan Liga 1 Dihentikan

KODE 200x200
KODE 336x320 atau in artikel

JAKARTA – Direktur Utama Persija Jakarta, Gede Widiade, tidak setuju dengan keputusan penghentian Liga 1. Alasannya, jadwal kompetisi itu sudah masuk kalender resmi Federasi Sepakbola Dunia dan Asia.

Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) mengeluarkan enam poin terkait kasus tewasnya suporter Persija, Haringga Sirla, jelang laga Persib melawan Persija pada ajang Liga 1 Indonesia di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (23/9/2018). Satu dari enam poin tersebut adalah menghentikan kompetisi sepakbola kasta tertinggi di Indonesia tersebut, hingga waktu yang belum ditentukan.

“Saya tidak punya kewenangan, tapi saya pikir harus dipikir ulang, karena memberhentikan kompetisi yang sudah terjadwal lama dan sudah dijadwalkan ke AFC maupun FIFA, itu perlu pertimbangan masak-masak,” ujar Gede, seusai mendengar keputusan BOPI yang memberi keterangan kepada para awak media di Media Center Kemenpora, Senin (24/9/2018).

Hal senada juga diungkapkan Direktur Media dan Promosi PSSI, Gatot Widakdo. Ia menginginkan kompetisi tetap berjalan begitu pun dengan pengusutan insisiden tersebut.

Menurutnya, kasus tewasnya suporter bisa tetap bisa dilakukan oleh pihaknya dengan serius, sambil berjalannya kompetisi. “Kita akan mencoba bicara lagi ke BOPI bahwa rentetannya kompetisi itu jadwalnya sudah ada,” ujarnya.

Ia mengakui saksi akan membuat efek jera. “Tapi kan kalau dari kita ini kompetisi udah disusun dan klub klub sudah menyiapkan bujetnya. Dan itu akan kami jelaskan kepada BOPI, ada faktor-faktor ini. Kemudian dalam waktu secepatnya bisa ada hasilnya. Kami ingin pertandingan tetap berjalan dan penyelesaian kasus ini tetap berjalan. Dan kami serius tentang kasus itu,” katanya.

Selain penghentian sementara kompetisi, BOPI melalui ketuanya, Richard Sambera, juga mengeluarkan lima poin lainnya. Antara lain, BOPI meminta klub-klub lebih aktif menertibkan kelompok suporternya termasuk mengadakan pembinaan secara intens dan menyeluruh. Selain itu, meminta seluruh elemen suporter sepakbola Indonesia menghentikan permusuhan dan fokus membangun kompetisi sepakbola profesioanl yang lebih mandiri dan bermartabat.

BOPI yang juga mengutuk keras insiden di GBLA, mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk tidak menyebarkan gambar atau video terkait insiden yang terjadi di GBLA, karena hal itu hanya akan memperkeruh suasana. Mengajak seluruh elemen olahraga profesional untuk terus meningkatkan kedewasaan dan sikap toleransi agar kegiatan olahraga profesional bisa berjalan dengan baik.


Sumber : Ucnews.com
Kode 300 x 250
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==
Kode DFP2
Kode DFP2