
Pemilik nomor 7 Persib Bandung, Atep punya sosok yang menginspirasi dirinya dalam dunia sepak bola. Bukan Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi, melainkan rekan satu timnya di Persib Bandung.
Pada tahun 1990-an Atep bergabung dengan SSB UNI yang saat itu masih bermarkas di Jalan Karapitan, Kota Bandung. Pemain ini memilih diam di mes UNI daripada harus bolak-balik dari kampung halamannya di Cianjur.
Ieu Rame Lur : Supardi Ngungkapkeun Filosofi Gomez & Singgung Nama Ardi Idrus !
"Saat itu di UNI sudah ada Eka Ramdani. Saya melihat sosok Eka itu setiap hari kegiatannya hanya berlatih terus," ujar Atep belum lama ini.
Atep mengatakan jika Eka Ramdani selalu bangun lebih pagi dari rekan-rekannya yang lain. Setelah diselidiki, ternyata pemain yang kerap disapa Ebol itu kerap bangun Pukul 05.00 WIB hanya untuk mengasah kemampuannya di lapangan.
"Saya bangun tidur setengah enam pagi, dia sudah di lapangan latihan. Saat saya tanya ternyata dia sudah dari jam lima latihan," kenangnya.
Bukan hanya di pagi hari, dibawah teriknya matahari, Atep sering melihat Eka selalu memulai latihan kala rekan-rekan lainnya istirahat menunggu agenda latihan sore bersama UNI.
"Sore harinya dia ikut latihan lagi dengan UNI," katanya.
Jika melihat postur tubuh, Eka Ramdani bukanlah pemain yang mempunyai tinggi badan diatas rata-rata. Namun kualitasnya bisa bikin Atep tercengang. Di mulai dari ketahanan fisik, shooting juga passing dan crossing.
"Dari situ saya mulai ada tantangan, kenapa saya tidak ikuti saja cara dia. Karena saya tinggal di mes makanya saya latihan satu hari tiga kali mengikuti dia," pungkas Atep mengenang kisahnya.
Sumber
